Taman Potret


Taman potret awalnya bernama Taman Selfie. namun setelah selesai pembangunan, pemerintah mengubah namanya menjadi potret. Pertimbangan pemilihan nama Potret, karena kata “Potret” merupakan padanan kata untuk kata Selfie. Taman Potret adalah taman tematik yang penuh ikon spot untuk foto agar terlihat Instagramable.

Objek wisata ini dapat ditempuh dengan kendaraan umum maupun kendaraan pribadi. Namun kurang disarankan jika menggunakan mobil, karena parkiran mobil di sini susah, karena tidak ada tempat parkir khusus kendaraan roda empat.

Fasilitas pendukung bagi pengunjung untuk menikmati bersantai di taman potret telah tersedia dengan baik. Terdapat toilet di sisi selatan di bagian belakang. Kemudian terdapat tempat parkir roda dua di sudut utara bagian belakang. Untuk mengunjungi Taman Potret Tanggerang, pengunjung bisa datang ke lokasi ini 24 jam penuh dan berkunjung ke Taman Potret Banten, pengunjung tidak dikenakan tiket masuk. Gratis.

pengunjung disambut oleh patung perempuan menari lenggang dengan dominasi warna merah yang menjadi penanda area taman ini. Tepat di depan penari Lenggang tersebut terdapat sederet huruf yang bertuliskan Taman Potret.

Selanjutnya di bagian belakang tulisan dan penari lenggang. Terdapat replika perahu layar yang merupakan replika miniatur kapal pinisi yang terkenal. Kapal tersebut di hiasi dengan warna dominan coklat, dengan layar yang berkibar.

Jika pengunjung terus berjalan ke belakang perahu, akan menemukan patung artistik 3 ekor kuda nil yang sedang berendam. 3 ekor kuda nil ini seakan sedang berendam di sungai, yang sebenarnya adalah pedestrian taman. Sungguh penempatan yang sangat artistik. Pengunjung anak bisa berfoto naik dan duduk dengan santai di atasnya.


Sumber:https://travelingyuk.com/masjid-raya-al-azhom-tangerang/201592?utm_source=idle&utm_medium=dekstop&utm_campaign=reload