Senin, 05 Oktober 2026
TKTangerangkuNEWSROOM
HOME › BERITA
BERITA

Pembeli Keluhkan Pengiriman COD Tokopedia via J&T, Kurir Disebut Minta Penjadwalan Ulang Tanpa Konfirmasi

Warga Pertanyakan Status Pengiriman, Sebut Bukan Kali Pertama Kurir yang Sama Dipersoalkan TANGERANGKU.COM — Keluhan kembali muncul terkait layanan pengiriman paket J&T Express untuk pesanan COD dari Tokopedia. Seorang pembeli mempertanyakan alasan kegagalan pengiriman yang tercantum…

Pembeli Keluhkan Pengiriman COD Tokopedia via J&T, Kurir Disebut Minta Penjadwalan Ulang Tanpa Konfirmasi

Warga Pertanyakan Status Pengiriman, Sebut Bukan Kali Pertama Kurir yang Sama Dipersoalkan

TANGERANGKU.COM — Keluhan kembali muncul terkait layanan pengiriman paket J&T Express untuk pesanan COD dari Tokopedia. Seorang pembeli mempertanyakan alasan kegagalan pengiriman yang tercantum pada sistem pelacakan, sementara menurut pengakuannya tidak pernah ada konfirmasi bahwa dirinya meminta penjadwalan ulang atau menolak menerima paket.

Berdasarkan tangkapan layar pelacakan yang diterima Tangerangku.com, paket dengan nomor resi JY1807382817 tercatat menggunakan layanan J&T dengan kode layanan EZ. Paket tersebut dikirim pada 4 Oktober 2026 dan dijadwalkan tiba pada 4–7 Oktober 2026.

Namun pada 5 Oktober 2026, sistem mencatat adanya percobaan pengiriman yang dinyatakan gagal.

Pada pukul 14.20, tercantum keterangan:

“Percobaan pengiriman paket Anda gagal karena alasan berikut: Di luar jam kerja. Kurir kami akan mencoba mengantarnya lagi.”

Kemudian pada pukul 16.19, muncul kembali keterangan yang sama mengenai kegagalan pengiriman karena disebut berada di luar jam kerja.

Kondisi tersebut membuat pembeli mempertanyakan bagaimana pengiriman dapat dinyatakan gagal karena alasan tertentu, sementara menurut pengakuannya tidak ada komunikasi atau permintaan dari penerima untuk menjadwalkan ulang pengiriman.

Pembeli Sebut Sudah Kedua Kalinya

Menurut pembeli, persoalan tersebut bukan kejadian pertama. Ia mengaku kejadian serupa sudah terjadi untuk kedua kalinya dengan kurir yang sama.

Pembeli bahkan menilai sikap kurir tersebut terkesan “belagu” ketika berhadapan dengan penerima. Penilaian tersebut, menurutnya, bukan hanya muncul dari dirinya sendiri.

Ia mengaku sejumlah tetangga di lingkungan tempat tinggalnya juga pernah mengalami persoalan serupa ketika mendapatkan pengiriman melalui kurir yang sama.

“Ini bukan baru sekali. Sudah kedua kalinya saya mengalami kejadian seperti ini. Tetangga juga ada yang mengeluhkan kurir yang sama. Makanya saya mempertanyakan, sebenarnya masalahnya di mana?” ujar pembeli.

Pembeli juga mempertanyakan alasan kegagalan pengiriman yang tercatat dalam sistem. Sebab, jika penerima memang tidak berada di lokasi atau meminta pengiriman ulang, seharusnya terdapat komunikasi yang jelas antara kurir dan penerima.

Warga Minta J&T Evaluasi Kurir

Keluhan tersebut kemudian memunculkan permintaan agar J&T Express melakukan evaluasi terhadap proses pengiriman di wilayah tersebut.

Pembeli berharap perusahaan tidak hanya melihat status yang tercatat dalam sistem, tetapi juga melakukan pengecekan terhadap kronologi lapangan, komunikasi kurir dengan penerima, serta alasan kegagalan pengiriman.

Apalagi, menurut pengakuan pembeli, keluhan terhadap kurir yang sama disebut juga pernah disampaikan oleh beberapa warga lainnya.

Jika memang terdapat kesalahan prosedur atau pencatatan, pembeli berharap hal tersebut dapat diperbaiki sehingga tidak kembali merugikan konsumen.

Bukan Soal Tidak Mau Menunggu

Pembeli menegaskan bahwa persoalan yang dipermasalahkan bukan semata-mata keterlambatan paket.

Yang menjadi pertanyaan adalah alasan kegagalan pengiriman yang tercatat di sistem dan tidak adanya konfirmasi kepada penerima.

Terlebih, transaksi dilakukan dengan metode COD, sehingga pembeli memang menunggu paket untuk diterima dan dibayar ketika barang sampai.

“Kalau memang tidak bisa mengantar, sampaikan saja apa adanya. Jangan sampai sistem mencatat alasan tertentu, sementara penerima merasa tidak pernah melakukan atau meminta hal tersebut,” kata pembeli.

Tangerangku.com masih membuka ruang klarifikasi bagi J&T Express, kurir yang bersangkutan, maupun Tokopedia untuk memberikan penjelasan mengenai status pengiriman tersebut.

Catatan redaksi: Pernyataan mengenai kurir yang disebut “belagu”, adanya keluhan dari sejumlah tetangga, serta dugaan ketidaksesuaian alasan kegagalan pengiriman merupakan keterangan dari pembeli/warga dan belum merupakan kesimpulan redaksi. Tangerangku.com menunggu klarifikasi dari pihak J&T Express dan pihak terkait.

Komentar Pembaca

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *