TANGERANG SELATAN β Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) kembali melakukan terobosan besar dalam sektor pelayanan publik. Melalui program Ngider Sehat Premium, duet kepemimpinan Wali Kota Benyamin Davnie dan Wakil Wali Kota Pilar Saga Ichsan menegaskan komitmennya untuk menghapus sekat pembatas antara masyarakat dan hak pelayanan medis.
Program yang merupakan eskalasi dari layanan orisinal tahun 2021 ini, secara resmi mengusung konsep door-to-door (jemput bola) yang jauh lebih komprehensif. Jika sebelumnya layanan hanya digawangi oleh bidan dan perawat, kini tim dokter spesialisasi dasar diterjunkan langsung ke rumah-rumah warga, lengkap dengan armada medis berteknologi mutakhir.
“Pelayanan kesehatan tidak boleh berhenti di Puskesmas atau rumah sakit saja. Pemerintah yang harus hadir mendatangi masyarakat, terutama mereka yang memiliki keterbatasan mobilitas. Lewat Ngider Sehat Premium, tidak boleh ada lagi warga Tangsel yang tertinggal dalam mendapatkan hak kesehatannya,” tegas Benyamin Davnie, Selasa (7/7/2026).
Transformasi Layanan: Apa yang Baru di Versi ‘Premium’?
Ngider Sehat Premium bukan sekadar kunjungan medis biasa. Pemkot Tangsel melakukan peningkatan signifikan pada fasilitas armada dan kompetensi tim di lapangan:
- Kehadiran Dokter di Lapangan: Masyarakat kini bisa melakukan konsultasi klinis dan mendapatkan diagnosis langsung dari dokter tanpa harus keluar rumah.
- Fasilitas Medis Portabel Setara Klinik: Setiap armada kini dipersenjatai dengan alat penunjang canggih seperti USG (Ultrasonografi) untuk ibu hamil, EKG (Elektrokardiogram) untuk rekam jantung, serta alat cek laboratorium mini.
- Sistem Rujukan Terintegrasi: Jika ditemukan kondisi darurat atau penyakit kronis yang butuh penanganan khusus, tim dokter langsung memproses rujukan prioritas ke Puskesmas atau RSUD terdekat.
Sasaran Utama: Memprioritaskan Kelompok Rentan
Bergerak secara senyap dari lingkungan RT ke RW, program ini secara spesifik membidik kelompok masyarakat yang selama ini kesulitan menjangkau fasilitas kesehatan konvensional, antara lain:
- Lansia (Lanjut Usia) dengan keterbatasan fisik.
- Ibu Hamil dan Balita yang membutuhkan pemantauan berkala.
- Penyandang Disabilitas.
- Penderita Penyakit Kronis yang membutuhkan perawatan jangka panjang (palliative care).
Paradigma Baru: Kejar Bola Sebelum Sakit (Promotif & Preventif)
Benyamin Davnie menjelaskan bahwa visi jangka panjang dari Ngider Sehat Premium ini adalah mengubah paradigma kesehatan masyarakat. Pemkot Tangsel ingin menggeser fokus dari sekadar “mengobati orang sakit” (kuratif) menjadi “menjaga warga tetap sehat” (preventif).
| Jenis Layanan Ngider Sehat Premium | Manfaat untuk Masyarakat |
| Deteksi Dini (Screening) | Pemeriksaan berkala tekanan darah, gula darah, kolesterol, dan asam urat untuk mencegah Penyakit Tidak Menular (PTM). |
| Edukasi Gizi & Sanitas | Penyuluhan langsung mengenai Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) guna menekan angka stunting. |
| Pemeriksaan Klinis di Tempat | Konsultasi, pemeriksaan fisik oleh dokter, dan pemberian obat-obatan dasar secara gratis. |
“Kalau mengobati, artinya warga sudah sakit. Yang kami dorong hari ini adalah bagaimana masyarakat tetap sehat melalui pemeriksaan rutin dan deteksi dini. Dengan adanya dokter, potensi risiko penyakit kronis bisa dipetakan dan ditangani jauh lebih cepat,” tambah Benyamin.
Respons Positif dan Keberlanjutan Program
Sejak peningkatan status menjadi “Premium” pada akhir 2025 lalu, grafik respons dan kepercayaan masyarakat Tangsel terus meroket. Tingginya angka kunjungan harian menjadi indikator nyata bahwa layanan kesehatan yang cepat, humanis, dan gratis di tingkat primer sangat dibutuhkan.
Pemkot Tangsel berjanji akan terus melakukan evaluasi, menambah unit armada, serta memperluas jangkauan wilayah operasional agar program ini menjadi standar baru pelayanan kesehatan berbasis komunitas di Indonesia.

























