SERANG – Optimisme tinggi menyelimuti Kafilah Kabupaten Tangerang dalam perhelatan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) XXIII Tingkat Provinsi Banten Tahun 2026. Di bawah komando langsung Pimpinan Daerah, Kabupaten Tangerang menargetkan misi besar: membawa pulang piala dan mempertahankan gelar Juara Umum untuk kelima kalinya secara berturut-turut (quintrick).
Keyakinan tersebut ditegaskan oleh Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid, sesaat setelah menghadiri upacara pembukaan (opening ceremony) MTQ XXIII Banten yang berlangsung spektakuler di Halaman Masjid Agung KP3B, Kota Serang, Senin (6/7/2026) malam.
Lautan Manusia Saksi Syiar Islam Terbesar di Banten
Pembukaan MTQ XXIII Provinsi Banten tahun ini berlangsung sangat meriah dan khidmat. Dibuka secara resmi oleh Gubernur Banten, Andra Soni, gelaran yang dijadwalkan berlangsung dari 6 hingga 10 Juli 2026 ini sukses menyedot perhatian publik.
Tercatat hampir 20.000 orang—terdiri dari masyarakat umum, peserta, pembimbing, pendamping, hingga tamu undangan—memadati area Masjid Agung KP3B untuk menyaksikan dimulainya syiar Islam terbesar di Tanah Pasundan barat tersebut.
Amunisi Penuh: 157 Personel Siap Tempur di Semua Cabang
Demi memuluskan target mempertahankan takhta juara umum, Kabupaten Tangerang tidak main-main dalam mengirimkan delegasinya. Kehadiran Bupati Maesyal Rasyid yang didampingi Sekretaris Daerah (Sekda) sekaligus Ketua LPTQ Kabupaten Tangerang, Soma Atmaja, menjadi suntikan moral yang masif bagi para peserta.
“Kehadiran kami di sini bersama Pak Sekda dan seluruh unsur lainnya merupakan bentuk komitmen penuh untuk mengawal perjuangan duta-duta Qur’ani terbaik Kabupaten Tangerang,” tegas Bupati Maesyal Rasyid.
Secara matematis dan strategi kompetisi, kesiapan Kabupaten Tangerang dapat dilihat dari profil kekuatan kafilah berikut:
- Total Kekuatan Kafilah: 157 Orang.
- Kategori Lomba: Mengikuti seluruh (all-round) cabang perlombaan musabaqah yang dipertandingkan.
- Sistem Persiapan: Pembinaan intensif dan berkelanjutan di bawah naungan Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Kabupaten Tangerang.
“Dengan pembinaan yang matang, kami berharap seluruh kafilah dapat tampil maksimal dan percaya diri untuk berjuang mengharumkan nama daerah,” tambah Bupati. Ia juga mengetuk hati seluruh warga Kabupaten Tangerang untuk menyertakan doa bagi kesehatan dan kelancaran para peserta selama berjuang di Kota Serang.
Lebih dari Sekadar Kompetisi
Di sisi lain, Gubernur Banten Andra Soni dalam sambutannya mengingatkan bahwa esensi utama dari MTQ melampaui urusan piala dan rivalitas kedaerahan. MTQ adalah momentum krusial untuk memperkuat ukhuwah Islamiyah sekaligus membumikan nilai-nilai suci Al-Qur’an dalam kehidupan bermasyarakat.
“MTQ XXIII ini adalah panggung kebersamaan bagi seluruh masyarakat Banten. Saya berharap dari seluruh cabang yang diperlombakan ini lahir generasi-generasi Qur’ani yang unggul, berkarakter, serta mampu membawa kemaslahatan dan prestasi, tidak hanya di tingkat daerah, tetapi juga mengharumkan nama Banten di tingkat nasional hingga dunia,” pungkas Andra Soni.
Kini, panggung kompetisi telah resmi digelar. Apakah Kabupaten Tangerang mampu menuntaskan ambisi sejarah mencetak quintrick Juara Umum? Jawabannya akan tersaji dalam adu bakat syiar Islam selama empat hari ke depan di Kota Serang.













